Showing posts with label Unik. Show all posts
Showing posts with label Unik. Show all posts

Saturday, August 13, 2011

Pajak Kendaraan Mati, Motor Ditahan Polisi

Minggu (7/8) saya ke Tulungagung dan di perempatan Ngantru saya menerobos lampu merah. Polisi pun langsung mengejar dan karena merasa bersalah saya menghentikan sepeda motor. Saya diajak ke kantor polisi untuk diproses dan saya minta untuk ditilang. Namun, motor saya langsung dimasukkan di kantor polisi dan digembok dengan alasan pajak sepeda motor saya habis. Saat saya meminta motor saya, polisi mengatakan tidak bisa dan harus membayar pajak terlebih dulu dan mengambil BPKB.

Apakah karena plat nomor polisi motor saya adari luar kota Tulungagung sehingga saya dipersulit polisi? Polisi menyarankan agar saya titip saja kepadanya dan setelah tawar menawar akhirnya saya titip Rp 100.000 dan motor langsung bisa saya bawa pulang. Benarkah kalau pajak kendaraan mati namun STNK masih hidup, motor harus ditahan? Mohon penjelasan pihak terkait. Terima kasih.

Agus Santoso

santoso45agus@yahoo.co.id

http://www.surya.co.id/2011/08/11/pajak-kendaraan-mati-motor-ditahan-polisi

Monday, July 25, 2011

Ada Tukang Roti Keliling "Sari Roti" di Singapura ?

Keberadaan tersangka kasus dugaan suap pembangunan wisma atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin, kembali dipertanyakan. Pasalnya, saat Nazaruddin melakukan dialog dengan Metro TV, terdengar jingle khas dari usaha roti terkenal, yaitu Sari Roti.

Silakan buka tayangan wawancara tersebut pada link youtube berikut: http://www.youtube.com/watch?v uVOCPXMzFU
Hal itu menimbulkan kecurigaan dari beberapa penyimak acara itu, termasuk salah seorang Kaskuser dengan nama account nandabdg (kaskus holic). Dia membeberkan kecurigaannya di situs Kaskus pada Rabu (20/07/2011) pukul 09.01.

Inilah isi dari pernyataan tersebut:

"Keberadaan Nazaruddin: Indonesia saya ingin sekali membantah pernyataan pimpinan KPK yang menyatakan bahwa Nazaruddin tidak ada di Indonesia.

Saya menemukan petunjuk pada saat menyimak tayangan MetroTV pada saat mewancarai Nazaruddin. Saya kemudian memeriksanya dan semakin yakin akan temuan tersebut.

Mari kita perhatikan dan teliti bersama. Saya memeriksanya melalui Youtube dan dengan memperhatikan lagi ketika tayangan wawancara tersebut diulang oleh MetroTV:

1. Silakan buka tayangan wawancara tersebut pada link Youtube berikut: http://www.youtube.com/watch?v=uVOC_PXMzFU

2. Silakan perhatikan audio pada menit 2:22 sampai dengan 2:30

3. Maka akan terdengar suara/nada yang masuk ke dalam audio (background audio) tayangan wawancara tersebut. Suara atau nada yang masuk tersebut kebetulan sangat familiar dengan telinga saya, yaitu suara atau nada tukang roti keliling "Sari Roti" yang biasa berkeliling di perumahan.

Dalam hal ini, tidak mungkin suara tersebut masuk dari input audi di studio MetroTV. Satu-satunya jawaban adalah suara tersebut masuk dari input audio Nazarudin dan tidak mungkin tukang roti keliling "Sari Roti" berada di Singapura atau luar negeri.

Penulis di Kaskus itu kemudian menyimpulkan bahwa Nazaruddin ada di Indonesia. Dia meminta pembaca tulisannya juga dapat menganalisis video tersebut. Pesan ini dikirim ke berbagai milis dan grup Blackberry Messenger milik wartawan hari ini.

"Kesimpulannya adalah Nazarudin ada di Indonesia dan kemungkinan berada di sebuah rumah di salah satu komplek perumahan di Indonesia. kemungkinan besar di Jakarta. Hal ini karena tukang roti keliling tersebut biasanya beroperasi di perumahan. Semoga temuan ini bisa dianalisis dengan baik oleh rekan-rekan sekalian," tutupnya.

http://nasional.kompas.com/read/2011/07/21/14572827/Jingle.Sari.Roti.Terdengar.di.Metro.TV

Sunday, July 24, 2011

Mahasiswi Berjilbab Bercumbu Selama 1 Jam di Samping Mushola

Akibat dilanda mabuk asmara, pasangan muda-mudi yang diketahui masih berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Samarinda, Kaltim, tak memedulikan tempat dan waktu lagi. Mereka nekat bercinta di atas gazebo, di samping Mushola dan Kantor UPTD Perpusatakaan Kota Samarinda, Jumat (28/1/2011) sekitar pukul 14.00 Wita.

Aksi pasangan di siang bolong ini menarik perhatian sejumlah pengunjung perpustakaan dan buruh bangunan yang sedang bekerja memperbaiki gazebo di depan Kantor UPTD Perpustakaan Samarinda.

Meski pasangan ini tidak sempat berhubungan intim, namun keduanya asyik bercumbu selama kurang lebih satu jam.

Pengamatan tribunkaltim.co.id, yang perempuan mengenakan jilbab dan baju warna biru dan celana jeans hitam, sedangkan yang laki-laki mengenakan jaket berwarna putih, baju kaos hitam dan celana jeans hitam.

Karena melihat perbuatan tak senonoh yang dilakukan pasangan itu, seorang pegawai UPTD Perpustakaan Samarinda yang tengah bekerja di lantai II Gedung Perpustakaan, langsung menegur keduanya.

Pasangan itupun pindah tempat ke gazebo yang ada di bawah. Tak lama setelah itu mereka langsung angkat kaki dari halaman UPTD Perpustakaan Samarinda karena telanjur malu.

"Memang anak-anak remaja yang nongkrong di gazebo ini seringkali melakukan aksi tak terpuji. Kalau kami temukan tetap kami tegur dan usir," kata salah saeorang pegawai UPTD Perpustakaan, Jumat (28/1/2011).(*)
http://www.tribunnews.com/2011/01/29/mahasiswa-bercumbu-selama-1-jam-di-samping-mushola

Tentara Mabuk Congkel Boks ATM

MMK, oknum anggota TNI berpangkat kopral kepala, merusak boks ATM Bank Danamon di lokalisasi Jarak gara-gara kartu ATM-nya tertelan, Sabtu (23/7) dini hari. Bukannya menelepon pihak bank seperti prosedur selazimnya, ia mula-mula mencungkil dengan pisau, kemudian berniat melinggisnya.

Informasi di lokasi kejadian, perusakan itu berlangsung di ATM Bank Danamon yang terdapat di Toko Alfamart, Jalan Jarak 84, sekitar pukul 03.30 WIB. Para saksi mata mengatakan, si kopral baru saja pulang dari pesta minuman keras di kafe sekitar lokasi tersebut. Ia diduga sedang mabuk berat.

Kopral MMK kemudian terlihat masuk ruang ATM Bank Danamon yang jaraknya tak jauh dari kafe. Tak ada yang tahu perbuatannya di dalam ruang itu. Tapi rupanya kartu ATM-nya tertelan mesin sehingga uang tunai yang dia butuhkan tak bisa ditarik. MMK tak kehabisan akal. Ia kemudian terlihat keluar dari ruang ATM dan meminjam pisau ke warung kopi di sekitar lokasi tersebut.

Dengan pisau itulah, MMK lantas mencongkel-congkel slot kartu dan monitor ATM agar dapat mengeluarkan kartunya. Sayangnya, upaya ini tak berhasil mengeluarkan kartunya. “Tiba-tiba ada bunyi kaca pecah dari dalam ruang ATM dan setelah didekati ternyata seorang pemabuk merusak mesin,” tutur Ridwan (32), warga Jarak, Sabtu (23/7).

Tak ingin si perusak semakin brutal, warga pun berusaha kompak mengamankannya. Tapi ternyata pria berambut cepak itu justru semakin arogan. Ia langsung memperlihatkan kartu tanda anggota TNI kepada warga. Ia diketahui tinggal di Kampung Kalijudan XXIII.

Tak hanya itu, sewaktu warga mendekati, dia malah memaksa pemilik warung agar memberikan linggis untuk membuka paksa mesin ATM. Untungnya pemilik warung tak memberikan linggis itu. Ia akhirnya berhasil diringkus warga bersama polisi.

Sementara, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Indarto, menyebutkan, untungnya uang dalam ATM masih utuh. “Hanya mesin ATM-nya yang rusak,” jelas Indarto. Kopral MMK sempat digiring ke Markas Polsek Dukuh Pakis untuk diperiksa, kemudian dikembalikan ke kesatuannya.

Terpisah, Komandan Polisi Militer Angkatan Laut (Dan Pomal) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V, Kolonel Laut (PM) Toto Hartoto, mengatakan, saat ini Kopral MMK telah dikembalikan ke kesatuannya untuk menjalani pembinaan. Ia beralasan, hingga kini tak ada cukup bukti untuk menggiring Kopral MMK pada ranah pidana.

“Dia mengaku terpaksa melakukan tindakan itu karena kartu ATM-nya tertelan. ATM-nya sebenarnya BNI, lalu dimasukkan ke ATM Danamon, tapi nggak bisa dipakai,” tutur Toto. Meski begitu, Kolonel Toto menunggu hasil penyelidikan polisi. “Ini urusan polisi. Kalau memang terbukti, kami tetap memrosesnya,” pungkasnya.

http://www.surya.co.id/2011/07/24/kopral-mabuk-congkel-boks-atm

Tuesday, July 19, 2011

Dorce Pilih Suami Tukang Becak Daripada Artis

Presenter acara Dorce Show, Dorce Gamalama mengaku tak ingin mencari suami dari kalangan selebriti. Dorce membuka hatinya untuk pria dari kalangan manapun.

"Ibu Dorce pernah bilang, dia nggak mau punya suami dari kalangan artis. Dia mau dari kalangan biasa. Dari tukang becak pun dia mau daripada artis," jelas kerabat Dorce, Aat, via telephon, Jumat (14/7/2011).

Telah diberitakan sebelumnya kalau Dorce pernah menikah dengan seorang pria bernama Asep Maskar. Orang yang mengaku mantan suami Dorce itu juga mengaku kalau dirinya khilaf.

Namun saat pemberitaan kemarin, Asep mengatakan hal yang berbeda. "Dia pernah bilang khilaf nikahin ibu Dorce, tapi kemarin dia ngomong beda lagi. Dia juga minta maaf sama seluruh masyarakat Indonesia. Memang dia siapa?,"ungkap Asep Maskar.

http://www.tribunnews.com/2011/07/15/dorce-pilih-suami-tukang-becak-daripada-artis

Ikatan Pemulung Indonesia Bangka-Belitung Terbentuk

Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) Bangka Belitung Terbentuk. Terhitung sejak 5 Juli 2011, IPI Babel terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ketua IPI Babel terpilih Mashudi menuturkan keberadaan organisasi ini bertujuan untuk menghimpun, membina dan mengangkat harkat dan martabat para pemulung dalam rangka ikut membangun Bangsa dan negara. IPI juga berkeinginan membantu pemerintah dalam mewujudkan cita-cita bangsa untuk mencapai masyarakat adil dan makmur yang merata spiritual dan material.

"Ini adalah wadah bersama kesamaan profesi pemulung. Bahkan, dengan terbentuknya organisasi ini, diharapkan para pemulung dapat lebih memaknai profesi sebagai pekerjaan yang juga turut diperuntukkan untuk membangun daerah," kata Mashudi kepada bangkapos.com, Sabtu (16/07/2011).

IPI Babel juga akan senantiasa berusaha melaksanakan tujuan organisasi melalui usaha-usaha yang tidak bertentangan dengan azas dan prinsip organisasi.

"Dalam menyelenggarakan usaha organisasi senantiasa mengindahkan persatuan dan keutuhan organisasi," ujar Mashudi.

Legalitas keberadaan IPI jelas. Berdasarkan surat keterangan terdaftar Nomor: 20/BKBPPM/2011. Pengajuan berkas pemberitahuan IPI sudah dilaksanakan 17 Juni 2011 lalu. "Berdasarkan berkas pengajuan pemberitahuan keberadaan dari badan pengurus daerah ikatan pemulung indonesia (IPI) Nomor : 01/SPPO/BPP-IPI/VI/2011 tanggal 17 Juni 2011 perihal untuk mendapat surat keterangan. terdaftar," jelas Mashudi.

http://www.tribunnews.com/2011/07/16/ikatan-pemulung-indonesia-bangka-belitung-terbentuk

Pria Berpoligami di Kelantan Dapat Dinar Emas dan Makan Gratis

Pemerintah Kelantan, Malaysia, memberikan hadiah berupa dinas emas dan makan gratis kepada para pria sebagai hadiah jika mereka berpoligami namun tidak menyembunyikannya. Demikian diberitakan Bernama, Sabtu (25/6/2011).

Direktur Komite Pengembangan Perempuan, Keluarga, dan Kesehatan Kelantan Wan Ubaidah Wan Omar mengatakan bahwa aturan ini akan dibicarakan lebih hati-hati sebelum diundangkan.

Ia mengatakan hal ini sebagai respon atas usulan Pemerintah Kelantan untuk memberikan hadiah dan insentif khusus kepada para pria yang berpoligami agar tidak menyembunyikan pernikahannya untuk menghindari masalah besar yang terjadi di keluarga itu.

Wan Ubaidah menambahkan komite juga berencana mengundang selebriti ternama yang berpoligami yaitu komedian dan penyiar radio Sinar FM deejay Salleh Yaakob untuk memberikan arahan dalam pernikahan Islam di negara bagian itu.


http://www.tribunnews.com/2011/06/25/pria-berpoligami-di-kelantan-dapat-dinar-emas-dan-makan-gratis

Thursday, July 14, 2011

Pelacur Terkaya Pun Tidak Bahagia atas Pekerjaannya

Meski telah menghasilkan banyak uang dan harta dari profesi sebagai pelacur kelas atas, Paige Ashley mengaku tidak bahagia atas apa yang ia dapat.

Sebagai seorang lady escort (wanita pendamping), Ashley telah menghasilkan rumah mewah di London Utara, mobil sport, simpanan uang di bank sebesar 300 ribu poundsterling (sekitar Rp 4,2 miliar), dan beberapa kali operasi plastik yang menghabiskan uang miliaran. Ragam kecukupan materi tersebut menjadikannya sebagai seorang PSK terkaya.

Ashley awalnya tidak berniat menjadi seorang wanita panggilan, namun hal tersebut harus ditempuhnya sejak dirinya bercita-cita menjadi pengacara namun orang tuanya mengatakan tidak ada biaya untuk menyekolahkannya ke universitas.

"I've made £ 300.000 as a hooker. But I wouldn't say I was happy (saya menghasilkan 300 ribu poundterling sebagai pelacur. Tetapi saya tidak akan mengatakan bahwa saya bahagia)," ujar Ashley seperti dikutip dari newsoftheworld.co.uk.

Ashley pun menerangkan pertama kali dirinya terjun ke dunia esek-esek tersebut setelah seorang temannya mengajaknya untuk bergabung ke dalam agensi lady escort di London.

Pertama "bekerja", Ashley menilai pekerjaan tersebut jauh dari kemewahan. Klien pertamanya adalah seorang pengacara gendut yang berasal dari Travelodge. Usai bercinta, Ashley menceritakan pengacara tersebut ngorok di atas tubuhnya yang terlentang dengan mulutnya yang bau. Walaupun begitu, Ashley tetap "bersyukur" karena setidaknya mendapat uang.

Pengalaman tidak menyenangkan lainnya yang dialami Ashley adalah melayani kliennya di hotel yang penuh kecoa. Saat itu kliennya memaksa masuk ke dalam pakaiannya sebelum berhubungan seks.

Setelah dua bulan menekuni pekerjaannya, Ashley telah mengantongi uang sebesar 2 ribu poundsterling atau saat itu sekitar Rp 28 juta. Awalnya dengan uang tersebut ia ingin mendaftar ke universitas, namun urung dilakukan karena ada agensi lain yang menawarkan penghasilan 5.000-10 ribu poundsterling per booking dan berkesempatan berkeliling dunia.

Berpindah agensi membuat Ashley mulai menemui klien berkelas. Saat itu dia melayani pebisnis Amerika yang mengajaknya makan malan di restoran Michelin di Mayfair, London. Pebisnis itu juga membelikan Ashley sebuah pakaian warna hitam dan seikat bunga sebelum mengajaknya tidur disebuah hotel dengan bayaran 5.000 poundsterling semalam.

"Ternyata pebisnis itu sudah mempunyai istri. Saya membayangkan bagaimana perasaan istrinya jika tahu kami minum anggur dan makan malam bersama sebelum berakhir di ranjang," terang Ashley.

Dari semua kliennya, pekerjaan terbesar Ashley adalah saat melayani tiga orang pria Arab di Abu Dhabi. Ashley melayani tiga pria tersebut di hotel Emirates Palace yang merupakan hotel bintang tujuh dimana semua deknya berlapis emas.

Dikatakannya, pria Arab menyukai wanita barat, dan malam itu ia dibayar 20 ribu poundsterling semalam. Pertemuannya dengan para gadis di Abu Dhabi pun menguak cerita bahwa banyak gadis disana yang menjadi lady escort untuk mengeruk uang berlimpah.

Di akhir ceritanya, Ashley menuturkan dirinya lelah telah tidur dengan lebih dari 500 pria. Ashley menyimpulkan dari pekerjaannya selama ini, membuat dirinya berpikir untuk tidak mempercayai pria karena mereka semua dikendalikan oleh benda yang terletak di antara selangkangannya.

Sebuah trauma yang parah, karena pada kenyataannya tidak semua pria demikian. Pun, prostitusi telah menimbulkan efek negatif sangat buruk bagi pelacur kaya tersebut.

http://www.tribunnews.com/2011/07/13/simak-pelacur-terkaya-pun-tidak-bahagia-atas-pekerjaannya

Sunday, December 12, 2010

kembang & kemenyan modal utama tes CPNS

Beragam cara dilakukan peserta tes CPNS agar bisa lulus, mulai yang rasional hingga tak masuk akal. Sebut saja salah satunya di lingkungan Kabupaten Magetan, Jatim.

Ini terbukti dengan ditemukannya beberapa macam barang yang identik dengan hal mistis, di sekitar area Gedung Olah Raga (GOR) Ki Mageti Magetan, yang menjadi salah satu lokasi tes tulis CPNS pemerintah kabupaten setempat, Minggu (12/121/2010).

“Ada beberapa barang yang tidak lazim berada di sekitar GOR Ki Mageti, seperti ada garam yang tersebar, kemenyan (dupa), dan beberapa butir kacang hijau di pintu masuk bagian utara GOR ki Mageti,” ujar salah satu warga Magetan, Sunarto, setelah tes tulis.

Tidak hanya itu, juga ditemukan sebungkus aneka kembang yang diletakkan di pintu masuk GOR bagian timur. Sejumlah warga dan petugas keamanan GOR hanya bisa tersenyum melihat pemandangan tersebut.

Warga menilai, hal yang tidak rasional itu terjadi akibat persaingan ketat antarpeserta tes CPNS dan minimnya peluang lolos karena rumor jual beli formasi. “Itu semua tinggal kepercayaan masing-masing. Yang penting berusaha dan berdoa, urusan nanti diterima atau tidak, biar Allah yang menentukan, ” ujar salah satu peserta tes tulis CPNS asal Kabupaten Madiun, Ria Dwi Kurniawati.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Magetan, Muklis, mengatakan, berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat, tes tulis CPNS di Magetan tahun ini diikuti 6.747 peserta, yang memperebutkan sebanyak 290 formasi.

http://www.surya.co.id/2010/12/12/bawa-kemenyan-saat-tes-cpns-lulus-nggak-ya.html

Thursday, December 9, 2010

foto parade bugil 11 siswi SMA Pagaralam

Sebanyak 11 siswi Sekolah Menengah Atas berpose bugil di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Fotonya kini beredar luas di masyarakat setempat.

Foto-foto belasan anak baru gede (ABG) itu terlihat santai dengan pose bugil berbaris rapi di pinggir sungai setempat. Para pelajar itu hanya mengenakan celana dalam saja tanpa ada penutup bagian penting lainnya sehingga bentuk tubuhnya terlihat dengan jelas.

Sebelumnya, di Kota Pagaralam pernah dihebohkan oleh video mesum yang diperankan pelajar dan mahasiswa di dalam gubuk kawasan kebun kopi milik warga setempat.

Beredarnya foto yang menampakkan bagian dada, badan dari kaki hingga kepala tanpa ditutupi sehelai benang ini diketahui sekitar dua hari lalu. Namun peredarannya masih tersembunyi, namun foto ini mulai menyebar secara berantai melalui transfer handphone.

“Kami mendapat foto pelajar sekolah menengah atas (SMA) diduga berasal dari Pagaralam ini melalui transper handphone (hp), namun tidak tahu pasti dari sekolah mana,” ungkap Dendi warga setempat, Kamis.

Ia mengatakan, peredaran foto-foto parade telanjang siswi ini selain di kalangan pelajar, pegawai termasuk kalangan umum, bahkan para pejabat teras, sehingga menjadi buah bibir di lingkungan Pemkot Pagaralam.

“Saat ini setiap orang sering membicarakan tentang aksi siswi nekat itu dengan membuat parade foto telanjang, sehingga selalu menjadi bahan pembicaraan, karena cewek ini statusnya masih sebagai pelajar disejumlah SMA Kota Pagaralam,” kata dia.

Hampir semua orang, kata dia sudah memiliki foto itu sekarang ini, sebelumnya memang sekadar pembicaraan, tetapi belum ada barang buktinya.

Memang peredaran foto-foto perempuan berumur sekitar 17-an tahun ini cukup mudah menyebar sehingga hampir setiap orang dapat memilikinya, kata dia lagi.

Sementara itu Kapolres Kota Pagaralam, AKBP Abdul Sholeh, mengatakan belum mendapat laporan jika ada belasan siswi SMA di Pagaralam melakukan foto telanjang secara beramai-ramai, namun akan tetap melakukan penyelidikan termasuk mengungkap sipa saja pelaku dan penyebarnya.


http://www.surya.co.id/2010/12/09/belasan-siswi-pagaralam-berpose-bugil.html

Monday, November 29, 2010

Cewek Perkosa Cewek di Toilet Hotel

Seorang perempuan memerkosa perempuan lain dalam sebuah kamar toilet di hotel Brisbane, Australia, kata seorang jaksa.

Seorang perempuan berumur 25 tahun, Anne-Marie O’Loughlin, mengaku tidak bersalah atas dua tuduhan perkosaan, perampasan kebebasan dan kekerasan seksual kepada Pengadilan Distrik Brisbane, Senin (29/11). Seorang jaksa penuntut, Chris Minnery, mengatakan kepada persidangan dalam pernyataan pembukanya, sang korban yang tidak ingin namanya disebutkan sedang berada di Hotel Caxton Street dengan rekan dan sejumlah kawannya sewaktu korban pergi sendirian ke kamar mandi dan diperkosa oleh O’Loughlin pada 29 November 2008.

Namun ketika dia mencoba pergi, tersangka menarik rambutnya dan membanting kepalanya ke dinding lalu menariknya ke kamar toilet, kata Minnery. Ia menambahkan, O’Loughlin kemudian diduga memerkosa korbannya. "Korban mendengar orang lain di kamar toilet sebelahnya dan mencoba mengatakan sesuatu serta memukul dinding kamar itu," kata Minnery.

"Dia dipaksa O’Loughlin untuk diam dan tetap tenang sementara orang di kamar toilet sebelahnya datang dan mengetuk pintu kamar toilet dengan mengatakan, "Saya akan memanggil petugas keamanan".

Minnery mengatakan O’Loughlin pergi sebelum pihak keamanan datang, tetapi dia lupa membawa tas yang berisi identitasnya yang diambil sang korban. O’Loughlin ditangkap diluar hotel dan mengatakan kepada polisi dia hanya mencium wanita itu di kamar toilet.

Minnery menjelaskan bahwa polisi telah mengambil contoh kulit yang ditemukan dibawah kuku jari O'Loughlin dan menyatakan kecocokan dengan DNA sang korban.
http://internasional.kompas.com/read/2010/11/29/18224464/Cewek.Perkosa.Cewek.di.Toilet.Hotel

Friday, November 26, 2010

Dinilai Melecehkan Kiai, Manten Kucing Dikecam


Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tulungagung, Jawa Timur, mengecam Festival Manten Kucing yang digelar pemerintah daerah setempat sebagai salah satu kegiatan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-805 Kabupaten Tulungagung.

“Bagaimana mungkin pemerintah memfasilitasi kegiatan yang berbau syirik dan melukai hati umat Islam. Masak, kucing dinikahkan layaknya menikahkan manusia secara Islam, apalagi disertai ijab qobul dan diiringi sholawat hadrah segala,” kata Wakil Ketua Cabang MUI, Maskur Kholil, Kamis (25/11).

Ia menegaskan, ritual atau Festival Manten Kucing yang diikuti 19 kecamatan se-Tulungagung beberapa waktu lalu telah melecehkan kiai dan menodai agama.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fatah Mangunsari Kedungwaru itu menjelaskan, yang menjadi sorotan MUI adalah penampilan sosok kiai yang menikahkan kucing layaknya perkawinan manusia.

“Siapa pun boleh mengembangkan budaya. Tapi jangan sekali-kali mencampuradukan agama dengan budaya, itu (manten kucing) sama artinya melecehkan kiai,” ujarnya.

Kecaman serupa juga dilontarkan Sekretaris MUI, Abu Sofyan Sirojuddin.

Menurut dia, pemerintah daerah dan Bupati Heru Tjahjono tidak menghiraukan peringatan MUI sebelum kegiatan, yang tertuang dalam surat bernomor 115/DP-Kab/MUI-TA/2010.

Padahal, surat itu disampaikan secara resmi dan ditandatangani langsung oleh ketua MUI KH Hadi Mahfud tertanggal 9 November. Ternyata peringatan itu tidak diindahkan dengan tetap menggelar festival dengan menampilkan seperti sosok kiai.

“Kami sudah jauh-jauh hari melayangkan surat peringatan, tapi surat itu dianggap angin lalu,” kata salah satu ulama paling berpengaruh di Kota Marmer itu kecewa.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Heru Tjahjono setelah parade dakon masuk MURI mengatakan, pihaknya menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Tulungagung.

Ia berjanji, kegiatan yang bisa menimbulkan kontoversi di masyarakat dan kalangan ulama tidak akan digelar lagi pada tahun-tahun mendatang. “Kami minta maaf,” kata Bupati.

Festival Manten Kucing sendiri berasal dari ritual serupa yang biasa digelar di Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, namun kemasan ritual itu hanyalah berupa prosesi pemandian sepasang kucing yang secara simbolis dijodohkan di sebuah sumber mata air setempat yang disebut Coban Kromo. Tradisi itu dilakukan warga Desa Pelem ketika sedang kesulitan air. Suatu perbuatan syirik yang layak untuk dihapuskan.



http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/11/25/71479/Dinilai-Syirik-Manten-Kucing-Dikecam

Wednesday, November 24, 2010

Mabuk Arak Tradisional Puluhan Mahasiswa dari 2 Kampus Terlibat Tawuran

Perang batu antara kedua kelompok mahasiswa di Kupang, Nusa Tenggara Timur tak terelakan lagi. Senin siang, dua kelompok mahasiswa ini yakni mahasiswa Akademik Teknik Kupang atau ATK dan mahasiswa Fakultas Perguruan dan Ilmu Pendidikan atau FKIP Universitas Nusa Cendana Kupang (Undana) terlibat tawuran dan perang batu.

Tawuran ini merupakan kelanjutan dari peristiwa yang sama Jumat lalu. Tapi Senin pagi kemarin, mereka sepakat untuk berdamai dengan menggelar pertemuan sambil minum sopi, sejenis minuman tradisional yang beralkohol. Mereka menengak sopi sampai semuanya mabuk, hingga pertemuan perdamaian itu berubah menjadi arena perkelahian.

Aparat Polresta Kupang yang datang kelokasi kejadian berulangkali melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan aksi tawuran ini. Dua oknum mahasiswa ATK Kupang diamankan aparat kepolisian karena diduga sebagai dalang dibalik aksi tawuran ini. Akibat tawuran ini, sejumlah fasilitas kampus milik FKIP Undana hancur, bahkan dua unit sepeda motor milik mahasiswa juga rusak parah.
http://www.indosiar.com/patroli/88360/puluhan-mahasiswa-dari-2-kampus-terlibat-tawuran

Wednesday, November 17, 2010

Merapi Tenang, Muda-mudi Kencan di Hotel

Sebuah hotel di bilangan Jalan Kaliurang semakin sering disambangi pasangan muda-mudi, untuk paket layanan short time (per enam jam).

Menurut pegawai hotel, sebut saja, Timur dan Sarman, KTP mereka kebanyakan mahasiswa atau pelajar dan belum menikah.Kedua kendaraan itu berplat lokal alias AB.

Dijelaskan, hotel itu sempat tutup menyusul letusan Merapi, 5 November silam dan baru buka pada Selasa (16/11/2010). Pada hari Selasa, ada lima pasangan menyewa kamar secara short time, dan hingga pukul 13.00 hari ini sudah ada tujuh pasangan menyewa short time.

Berdasar pantauan, Rabu (17/11/2010), ada satu pasangan masuk dengan mobil dan satu pasangan keluar dengan sepeda motor. Menurut Timut dan Sarman, mereka adalah mahasiswa dan belum menikah berdasar KTP.

"Sebelum Merapi meletus, biasanya sehari ada 30-an pasangan short time. Kemarin ada lima, sekarang sudah masuk delapan," ujar Timur.

Menurut Sarman, tarif short time berkisar antara Rp 30.000-120.000, bergantung kepada fasilitas kamar. "Yang Rp 30.000 itu hanya kasur dan kamar mandi dalam. Yang Rp 120.000 ada kasur, AC, televisi, dan air panas," terang Sarman.

Sarman mengisahkan, ia sudah bekerja empat tahun di hotel itu dan mendapat sejumlah pengalaman mengesankan. "Ada yang perempuannya marah-marah dan pergi duluan. Pernah ada yang lupa menutup tirai. Tapi, saya hanya lihat sepintas saja," tuturnya. "Kalau suara-suara sih sering, Mas. Soal polisi, saya tidak tahu. Tapi selama ini, tidak pernah ada apa-apa," timpal Timur.

Sementara itu, berdasar pantauan, hotel di Jalan Kaliurang, sudah banyak hotel beroperasi, terutama dari perempatan Jalan Kaliurang-Ring Road Utara sampai Kaliurang Km 18. Hotel dari Km 18 sampai pintu loket wisata kaliurang tampak tak ada yang buka, pascaletusan Merapi, 5 November lalu.

http://regional.kompas.com/read/2010/11/17/16055760/Merapi.Tenang..Muda.mudi.Kencan.di.Hotel

Ringtone Ponsel Picu Bentrok Antarwarga di Jayapura

Kerusuhan antarwarga pecah di Jayapura. Tiga rumah warga di Kampung Yoka Kota Jayapura ludes terbakar dilalap si jago merah.

Beruntung, tak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat penyerangan dan pembakaran rumah tersebut. Kerusuhan ini dipicu pembuatan lagu nada dering atau ringtone ponsel oleh masyarakat suku Yoka, yang dinilai menganggu kehormatan dan martabat suku Wamena.

Masyarakat Suku Wamena yang tak terima, langsung melakukan penyerangan pada Rabu (17/11/2010), pukul 09.00 WIT di kampung Yoka. Melihat masyarakat suku Wamena yang beringas, para pemilik rumah langsung lari menyelamatkan diri.

Kejadian ini dibenarkan Kapolresta Jayapura, AKBP. Imam Setiawan saat dikonfirmasi wartawan di Jayapura, usai penyerangan. Saat ini, pelaku pembuat ringtone tersebut sudah diamankan pihak kepolisian.

Sementara para warga suku Wamena yang masih terprovokasi tengah dikumpulkan di depan Museum Expo Wamena Jayapura untuk ditenangkan. “Mereka masih kita tenangkan karena masih terprovokasi,” ujar Kapolres.

Sementara itu, situasi di Museum Expo Waena Jayapura sempat memanas. Aparat kepolisian sempat mengeluarkan rentetan tembakan untuk menenangkan warga Suku Wamena yang marah saat warga lainnya menonton mereka yang sedang diberi pengarahan oleh pihak kepolisian.

Kendati begitu, situasi kembali berangsur-angsur kondusif beberapa menit berikutnya, setelah pihak kepolisian membubarkan masyarakat yang menonton.

http://www.detiknews.com/read/2010/11/17/102834/1496057/10/bentrok-antarwarga-di-jayapura-tiga-rumah-warga-dibakar

Wednesday, November 10, 2010

Mr P Membusuk karena "Mak Erot" Palsu

Benar-benar nekat. Hanya berbekal pengalaman pribadi membesarkan Mr P, alat vital lelaki, Kartamin (45) berani berpraktik sebagai ahli pembesar alat kelamin alias "Mak Erot" palsu.

Praktik menyimpang warga Dusun Mandaran, Desa-Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ini akhirnya berhenti setelah alat vital seorang pasiennya membusuk, dan melapor ke polisi.

Informasi yang diperoleh Surya Online, Selasa (9/11/2010), pria tamatan SD ini ditangkap polisi dari Polres Situbondo berdasarkan laporan Arman (40). Alat kelamin warga Desa-Kecamatan Jatibanteng tersebut bengkak dan membusuk setelah disuntik Kartamin.

Belakangan diketahui, cairan yang disuntikkan ahli pembesar alat vital ke pasiennya itu ternyata bukan obat medis dari apotek, melainkan cairan minyak orang-aring atau minyak rambut. Menurut Kartamin, minyak rambut itu dibeli seharga Rp 2.500 per botol.

Ditemui Surya di mapolres, Kartamin mengaku sudah enam bulan menjalankan praktik sebagai ahli pembesar alat vital di desanya. Menurutnya, sebelum dipraktikkan kepada orang lain, keahlian itu pernah dia uji cobakan terhadap alat vitalnya sendiri. ”Seusai disuntik, alat vital saya semakin besar dari biasanya,” aku Kartamin.

Dia menambahkan, sejak dikenal berprofesi sebagai ahli pembesar alat kelamin, cukup banyak pasien berobat kepada dirinya, dan sebanyak 12 orang telah merasakan langsung keahliannya.

”Selama ini tidak pernah di komplain atau bermasalah, hanya Arman yang bermasalah,” kata pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh rumput laut ini. Ia mengakui, pasien yang membesarkan alat vital membayar biaya Rp 30.000-
Rp 40.000 setiap kali suntik.

Sementara, Kapolres Situbondo, Ajun Komisaris Besar Imam Thobroni, menegaskan, karena tidak memiliki keahlian dan pengalaman tentang kedokteran, Kartamin dapat dijerat dengan Pasal 78 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.

Selain itu juga Pasal 191 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal di atas lima tahun penjara.

”Untuk bahan penyidikan lebih lanjut, semua barang bukti kami amankan dari rumah pelaku,” ujar Ajun Komisaris Besar Imam Thobroni.

http://regional.kompas.com/read/2010/11/10/02483518/Mr.P.Membusuk.karena..quot.Mak.Erot.quot..Palsu.

Tuesday, November 2, 2010

PSK Kremil Galang Dana untuk Korban Merapi


Puluhan Pekerja Seks Komersial (PSK) dan Mucikari di Lokalisasi Kompleks Kremil, Surabaya, menggalang dana untuk korban Tsunami kepulauan Mentawai dan letusan Gunung Merapi.

Para PSK tersebut menggelar teaterikal di pinggir jalan, aksi ini menarik perhatian warga yang melintas untuk menonton dan memberikan sumbangan seikhlasnya.

Selain itu, mereka juga menggalang dana dari rumah ke rumah atau para pengendara yang melintas di jalan tersebut. Mereka membawa kardus untuk menaruh uang dan beberapa poster bergambar juru kunci Gunung Merapi Mbah Maridjan.

Koordinator aksi ini, Daniel Lukas Rorong, bertujuan untuk meringankan beban korban bencana alam dan menunjukkan bahwa PSK dan Mucikari juga bersimpati dan mempunyai niat tulus untuk membantu sesama.

Menurut Daniel, sebagai PSK tentu banyak pandangan yang negatif. Namun demikan, PSK juga tetap memiliki hati nurani dan rasa kemanusian. "Oleh karena itu penggalangan dana ini menunjukkan bahwa PSK juga punya hati nurani dan kemanusian." tambah pria Ketua Komunitas Peduli Kremil ini.

Beberapa elemen organisasi yang turut membantu penggalangan dana yakni Laskar Nagabonar (Taruna Ganyang Bongkar Narkoba) dan KPK (Komunitas Peduli Kremil).

Disela-sela acara salah satu PSK, Yanti (30), berharap aksi yang digelar ini semoga bermanfaat. "Saya hanya bisa memberikan Rp20 ribu, itu pun sisa hasil 'kerja' semalam,"ujar perempuan asal Tuban sambil tersipu

Note: usul, mbok bikin charity night saja, seluruh pemasukan malam tersebut 100% disumbangkan ke korban bencana. Pasti banyak yg nyumbang...

http://forum.detik.com/psk-nyumbang-buat-korban-bencana-alam-t216112.html?nd991103frm
gambar ditambahkan, foto diambil di lokalisasi lain.

Saturday, October 30, 2010

Setubuhi Hewan Selama 12 Tahun,

Terlalu! Itulah ungkapan untuk kebiasaan buruk Jaime Pires (68). Warga Portugal tersebut memiliki hobi menyetubuhi hewan ternak. Jaime Pires pun dijuluki "Jaime Domba" oleh warga kampungnya di Proenca-a-Velha, Portugal, karena keranjingan. Suatu kali, Jaime kabur dari kampungnya karena warga sekitar sudah muak.

Namun, sial bagi Jaime. Saat kembali ke kampung halamannya, ia lagi-lagi tergoda ketika melihat keledai betina bernama Russo milik Jose Gomes Pinto (55).

Tanpa pikir panjang, Jaime pun langsung "membidik" binatang yang mirip kuda kecil itu di kandang pemiliknya. Aksi bejat itu kemudian diketahui Pinto, pemilik keledai.

Karena jengkel dan sudah mengetahui tabiat buruk Jaime, Pinto pun emosi dan langsung membunuh Pires dengan pisau cukur.

Pires tewas bersimbah darah. Kala melakukan hubungan itu, laki-laki ini mengenakan pakaian dalam perempuan dan bersandal.

Masalah pencabulan terhadap binatang ini terungkap saat Jose Gomes Pinto, si peternak keledai itu, mengungkapkan hal tersebut di persidangan atas tuduhan pembunuhan terhadap Jaime.

Pinto berdalih, ia membunuh demi membela binatang dari keberingasan dan perilaku bejat Jaime.

Di persidangan, beberapa warga membenarkan bahwa Pires memang dikenal dengan kebiasaan tadi. Hobi Pires ini sudah berlangsung sejak 12 tahun silam. Ia sering tepergok melakukan hal itu dengan ayam, domba, keledai atau hewan lain, sebagaimana dilaporkan media Inggris, The Sun edisi 29 Oktober.

Sementara itu, Wali Kota Proenca-a-Velha Francisco Silva mengatakan, pembunuhan itu sangat menyedihkan. Walau begitu, Wali Kota juga heran mengapa ada pria yang keranjingan terhadap binatang.

http://internasional.kompas.com/read/2010/10/30/0310321/Setubuhi.Hewan.Selama.12.Tahun..Dibunuh

Wednesday, October 27, 2010

Duel Istri Tua Versus Istri Muda

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak di Polres Trenggalek, Jawa Timur, saat ini tengah menyelidiki kasus penganiayaan yang melibatkan dua orang istri korban poligami di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Rabu (27/10/2010).

"Kasus ini sudah kami limpahkan ke polres (Trenggalek) agar bisa ditangani unit PPA," kata Kapolsek Watulimo AKP Hariyanto.

Keterangan polisi, dua perempuan yang berstatus istri muda dan istri tua seorang saudagar kaya-raya itu terlibat cekcok mulut yang berujung pada perkelahian.

Tuinem (40), nama istri muda, akhirnya kalah dalam adu fisik tersebut setelah tubuhnya didorong keras oleh istri tua, Jumiatun (50) hingga terjengkang ke belakang dengan kepala membentur selokan.

"Korban Tuinem ini lantas melaporkan kejadian ini karena merasa telah menjadi korban penganiayaan," katanya.

Hasil pemeriksaan sementara polisi, kronologi bermula ketika pagi itu korban hendak belanja ke pasar.

Namun saat di jalan Dusun Karangsono, Desa Karanggandu korban tiba-tiba dihadang terlapor Jumiatun.

Hanya dalam sekejap dua kaum hawa itupun terlibat pertikaian mulut hingga terjadilah kontak fisik.

Jumiatun yang pagi itu kebetulan sedang menyapu di halaman rumahnya langsung memukul korban dengan sapu lidi.

Tidak berhenti di situ, Jumiatun yang diduga telah memiliki rasa dendam sejak awal akibat dimadu suaminya semakin berbuat brutal.

Dengan penuh emosi menjambak rambut korban dan kemudian mendorong tubuh Tuinem hingga jatuh ke tanah. Kejadian itu berulang sampai dua kali.

Kekerasan yang dilakukan Jumiatun yang terakhir ini berakibat fatal, kepala korban terluka akibat terbentur selokan di lokasi kejadian.

"Korban yang tak terima dengan aksi penganiayaan pelaku melapor ke polsek," kata Hariyanto.

http://regional.kompas.com/read/2010/10/27/20531033/Istri.Tua.Versus.Muda..Istri.Muda.Kalah


Thursday, May 6, 2010

Pemijat cilik, semangat besar

“Aku kan sudah enggak punya bapak. Makanya aku saja yang jadi bapak. Bapak kecil.” Kalimat itu meluncur dari bibir Farel Yanas Nasrullah, putra Yanti, perempuan yang sejak beberapa waktu lalu ditinggal suami untuk selama-lamanya.

Sejak menyadari dirinya anak lelaki satu-satunya dan merasa harus menjaga ibu, kakak perempuan dan adik gadisnya, bocah berumur 10 tahun itu memutuskan menjadi pemijat cilik yang berkeliling ke beberapa tempat.

“Enggak ada yang ngajarin saya mijit. Cuma suka lihat simbah yang suka mijit orang-orang. Setelah bapak enggak ada, saya mau kerja, jadinya saya mijit orang. Supaya enggak nyusahin ibu lagi. Udah banyak yang saya pijat, ada mas-mas kost. Kadang saya juga ke Saphir atau Bioskop yang di Demangan itu. Biasanya saya tanya, mas capek enggak? Mau dipijat enggak,” tutur Farel dengan lugas ketika ditemui Harian Jogja di rumahnya Selasa (4/5).

Secara detail, lelaki kecil yang masih kelas 4 di SDN Demangan, Jogja, itu menuturkan pekerjaanya dimulai setelah aktivitas sekolahnya. Begitu pulang, makan siang dan salat, ia langsung menuju ke tempat ia 'dinas'. Dengan berjalan kaki, dia menuju Saphir hingga Teater XXI di Jalan Solo.

Ditanya mengenai perasaannya saat bekerja sebagai tukang pijit cilik, dia mengaku sama sekali tidak malu. Menurutnya lebih penting cari uang daripada merasa malu. Sedangkan untuk masalah preman, dia mengaku pernah hampir diculik.

“Waktu saya jalan pulang, kayak ada orang yang ngikuti dari belakang. Rambutnya gondrong, serem gitu. Karena takut, saya lari. Untung di dekat sana ada pos polisi. Waktu bilang pak polisi dan noleh, premannya sudah tidak ada,” paparnya.

Meski, mengalami pengalaman yang mendebarkan, Farel sama sekali tidak merasa jera. Dia ingin terus bekerja. Jika sudah masuk SMP, bocah ini ingin juga bekerja dan memilih menjadi tukang parkir.

Dalam sehari Farel biasa 'berdinas' 1-2 jam. Usai menjalani aktivitas dinasnya itu, dia akan pulang ke rumah. Tak lazimnya anak-anak seusianya yang biasa bobo siang, begitu tiba di rumah, Farel justru bermain bersama adiknya yang berusia 7 tahun atau dengan teman-teman sebayanya.

“Kalau pulang ya langsung main. Tapi sebelumnya selalu memberikan uang ke saya, hasil mijit itu. Sama saya, uangnya langsung tak tabung di Bank. Sekarang uang Farel sudah ada Rp9 jutaan,” jelas Yanti.

Lebih lanjut, perempuan berambut sebahu ini pada awalnya merasa keberatan dengan aktivitas Farel. Bagaimana tidak, perjalanan dari rumahnya yang berada di belakang UIN Sunan Kalijaga di Sapen, sampai ke Saphir atau XXI merupakan jalanan ramai kendaraan lalu lalang dan rawan premanisme.

Setelah diyakinkan Farel bahwa bocah itu dapat menjaga diri, Yanti merasa lega dan memberikan kepercayaan pada anak keduanya itu.

Yanti mencari nafkah sehari-hari dengan penjahit dan membuka kios kecil di rumah. Dari penghasilannya itu, sebenarnya ia dapat menutup setiap pengeluaran rumah tangga sampai dengan uang sekolah ketiga anaknya.

Namun, melihat kegigihan Farel, Yanti sadar tidak dapat menghalangi keinginan putranya untuk mandiri.“Farel tidak pernah jajan atau minta uang ke saya. Uang yang dia dapat selain diberikan ke saya, juga dibuat beli barang-barang keperluan sekolah seperti buku. Pernah Farel beli baju untuk saya, mbak dan adiknya,” tambah dia.

Hanya saja, Yanti menegaskan pekerjaan putranya itu akan dibatasi hingga kelas 5 SD. Jika sudah kelas 6, Farel tidak akan diizinkan lagi memijat lagi agar fokus pada les dan pelajaran untuk kelulusan. “Ya kalau enggak boleh juga enggak apa-apa. Kan nanti bisa diam-diam,” cetus Farel sambil tertawa kecil.
http://harianjogja.com/web2/beritas/detailberita/14499/pemijat-cilik-semangat-besarview.html