Sunday, November 7, 2010

Mbah Rono Imbau Tak Sebar Isu Puncak Letusan Merapi Terjadi Nanti Malam

Beredar isu Merapi akan meletus dahsyat nanti malam hingga 8 November. Dr Surono alias Mbah Rono sebagai "penguasa" Merapi mengimbau publik tidak menyebarluaskan isu tak bertanggung jawab itu dan mengimbau publik hanya percaya informasi resmi dari pemerintah.

"Dalam keadaan seperti ini banyak saja yang memberikan informasi yang tidak bertanggung jawab. Maka itu saya harap kita bersama-sama menjaga agar suasana kondusif," ujar Kepala Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM ini pada detikcom, Minggu (7/11/2010).

Salah satu poin dari isu yang menyebar lewat SMS/BBM berbunyi "...Gunung Merapi mulai meletus pada tanggal 26/10 sampai 5/11, dan puncaknya pada malam ini hingga tanggal 8/11." Isu itu mencatut hasil penelitian oleh tim vulkanologi dunia.

Surono menuturkan, kalaulah ada prediksi dari asiang yang berbunyi demikian, ya tidak menjadi soal. "Saya pikir boleh saja orang luar berprediksi, tapi bagi saya ini penjajah intelektual saja, tinggal bagaimana ketahanan kita saja," ujar Mbah Rono.

Surono mengatakan, hinggi kini tidak ada satu orang pun yang bisa menebak bagaimana aktivitas Merapi ke depannya. "Yang jelas sampai saat ini kondisi Merapi tidak ada yang bisa mempredikasi hari ke hari bagaimana, kepastian yang bisa sampaikan adalah masih status Awas," kata dia.

Letusan Merapi sejak Rabu (3/11) sampai yang Jumat (5/11) dini hari kemarin menurut Surono sudah cukup besar.
"Saya rasa dari yang tanggal 3 sampai 6 November kemarin itu sudah cukup besar dengan kekuatannya mencapai Volcanic Explosivity Index (VEI) 4. Jadi kalau ada yang mengatakan akan menuju segitu saya rasa sudah," jelasnya.

Surono juga mengatakan, hingga saat ini letusan Merapi masih terus terjadi. Hanya saja, intensitas dan kekakuatannya yang tidak bisa diprediksi."Letusan nggak henti-henti sejak itu, hanya saya intensitasnya yang kadang turun dan kadang meningkat," jelas doktor lulusan Prancis.

http://www.detiknews.com/read/2010/11/07/110857/1488518/10/mbah-rono-imbau-tak-sebar-isu-puncak-letusan-merapi-terjadi-nanti-malam?nd991103605

No comments:

Post a Comment