Tuesday, November 2, 2010

Pemkab Sleman Imbau Donatur Tak Sumbang Nasi Bungkus

Pemkab Sleman meminta para donatur yang ingin membantu pengungsi letusanGunung Merapi untuk tidak menyumbangkan nasi bungkus. Selain tak terlalu dibutuhkan, nasi bungkus dikhawatirkan malah basi dan tak termakan.

Seperti diketahui, banyak donatur yang datang ke posko pengungsian Merapi dan menyumbangkan puluhan bahkan ratusan nasi bungkus kepada pengungsi. Hal ini dinilai tidak efektif dan mubadzir.

"Tiap hari di masing-masing barak pengungsian kan sudah ada dapur umum, yang memang bertugas untuk menyiapkan makanan untuk pengungsi. Jadi, kalau ada sumbangan nasi bungkus, malah tidak termakan dan akhirnya basi," ujar Kabag Humas Pemkab Sleman Endah Sri Widiastuti kepada detikcom di Posko Utama Pakem, Sleman, Selasa (2/11/2010) malam.

Endah lebih menyarankan donatur untuk menyumbangkan bahan makanan mentah. "Kalau bahan mentah seperti sayuran kami terima. Makanan kecil seperti gorengan juga boleh. Tapi kalau nasi yang sudah dicampur sayur dan lauk kan tidak tahan lama," tambah Endah.

Menurut Endah, sekarang ini yang dibutuhkan oleh para pengungsi justru pakan ternak. Pasalnya, ternak milik para pengungsi tak mau makan rumput di sekitar Merapi, karena sudah tercemar abu vulkanik.
http://www.detiknews.com/read/2010/11/02/203624/1483247/10/pemkab-sleman-imbau-donatur-tak-sumbang-nasi-bungkus?nd991103605

No comments:

Post a Comment